Cow Meat Price Rise in Indonesia

Kenaikan harga sapi yang sangat tinggi sangat mengagetkan sekaligus memberatkan masyarakat. Indonesia sebagai negara agraris, memiliki resources yang mumpuni untuk peternakan dan pertanian. Harga Sapi di 2010 sebesar Rp.70.000/kg meningkat tajam di 2015 Rp.120.000/kg.

Kultur agraris dan masyarakat yang sebagian besar merupakan petani merupakan competitive advantage Indonesia yang seharusnya sebagain besar resources dikerahkan ke arah pertanian dan peternakan. Namun cita-cita swasembada daging 2010 ternyata kandas. Indonesia masih mengimpor sapi walaupun secara % total impor semakin menurun. Pada tahun 2009, impor daging di atas 50 persen dari kebutuhan nasional. Tahun 2013, impor 15 persen. dan tahun 2014, importasi daging tinggal 10 persen.

Adanya pembatasan importasi dan sistem quota mengusik mafia daging yang selama ini menguasai pasar, indikasi kartel ini menguak di 2015 saat harga naik drastis sementara pasokan sapi masih cukup.

Masyarakat sendiri tampaknya cukup tenang, karena secara substitusi tidak makan sapi juga masih bisa makan daging ayam. karena demand yang bergeser, harga ayam juga perlahan naik hampir 60% dari kirasan Rp.30.000/ekor menjadi Rp.50.000/ekor

Advertisements
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: